Kamis, 18 Juni 2015

Opening... PRIA KU !

Ini 2015 ! 


Siang hari menjelang sore, aku berkeringat. Hari itu H-1 menjelang acara besar prodi kampusku, dimana aku tak hanya melatih tapi akan tampil menari mengisi acara pembukaan. Ada seorang pria yang sejak tiga bulan yang lalu sepintas-sepintas “merayuku” dengan becanda seperti pria lainnya. Sepintas, cukup dengan 3 atau 4 baris chat namun itu cukup menyegarkan benakku yang kusut menghadapi seorang lelaki yang saat itu kami saling menggilai yah mungkin bisa beri penekanan pada kata “kami” karena aku tak yakin disitu ada “kami”. 
Hari itu, hari ketiga setelah aku mengusaikan cerita abstrak dengan lelaki itu.

“O, jadi ternyata dia dipanggil abang-abang penebar pesona di kampusnya :D” 

Ketikku pada layar blackberry messenger (BBM), yang kumaksud adalah lelaki yang beberapa hari lalu kusudahi cerita dengannya. Lalu, pria yang “merayuku” tadi seperti sebelum-sebelumnya kembali “merayuku”.

“Jadi, maafkanlah abang jika abang dipanggil begitu ya, Dinda marah? :D hahaha”

Begitu commentnya, aku tersenyum (seperti sebelumnya) lalu membalas singkat.

“haha, bukan abang do baaaang :D”

“eh, abang kira abang pulak tadi kan :D”

Aku (masih seperti sebelumnya) selalu membalas agar posisi kami tetap dalam tawa.

“abang tak perlu tebar pesona pun adek dah meleleh liat abang :D”
 
aku tertawa sendiri melihat apa saja yang baru aku tulis dan kukirim padanya. 

Balasan ! dia tertawa…

“aih, adek ni paling pandai buat abang tersipu :$ :D hahaha”

Aku read saja, seperti biasa tak pernah kubawa pada percakapan yang panjang. Anehnya aku tertawa, waktu istirahat itupun seperti ada energi baru yang masuk padaku. Ah, sudahlah ! ini bukan apa-apa. Hari itu kututup dengan malam yang masih mengganggu antara penampilanku dengan bayang-bayang percakapan pria tiga hari lalu.

. . . . .

Tidak ada komentar: